Permasalahan Berkaitan dengan PENERJEMAHAN Alquran

Tulisan ini sifatnya rintisan dan masih dalam proses pengembang. Karena itu apa yang tertulis bisa saja bertambah dan berubah.

Tulisan ini dipicu oleh artikel-artikel Dr Kashif Khan (quranguideblog). DImaksudkan untuk referensi serta bahan pemikiran.

Berkaitan dengan penerjemahan Alquran,  berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Alquran berbahasa Arab namun makna/arti/terjemahan ada (bahkan banyak terutama yang berkaitan dengan istilah kunci,  ritual) diambil dari bahasa Farsi/Persia.
  2. Untuk menemukan makna setiap  kata yang benar/tepat dalam Alquran , kita perlu membedah, memisahkan, mengurai kata yang termaktub lalu menganalisa satu per satu hurufnya.
  3. Konstruksi pesan Alquran
    1. Tentang Tuhan/Allah: dia bukan sesuatu yang butuh/perlu disembah namun perlu dipatuhi/diikuti. Dia tunggal/esa. Selain Dia disebut “sesuatu” (syai’). Dia meliputi segala sesuatu. Segala sesuatu berada di “dalam”-Nya; diliputi Rahmat-Nya. Entitas tunggal tapi “multi dimensi” (tasbih); “Kami”. Hubungan antara Allah dengan ciptaan-Nya (sang syai) adalah hubungan memberi perintah dan menerima-melaksanakan perintah.
    2. Alam Semesta:
      1. tunduk/patuh secara otomatis kepada Allah
      2. Past: proses terjadinya alam semesta
      3. Present: kondisi alam semesta, cara alam semesta bekerja (hukum alam), manfaat untuk manusia.
      4. Future: ketika alam semesta “habis energinya”; hancur.
    3. Manusia
  4. Bagaimana modus operandi masuknya bahasa Persia ke dalam penerjemahan Alquran?
    1. Perbuatan: merusak, memalsukan, mengubah makna Alquran, mengalihkan dari kitab Alquran ke kitab selain Alquran.
    2. Motif/alasan: balas dendam, tidak senang ajarannya dikalahkan/diganggu/diganti.
    3. Pelaku: Mereka yang dikalahkan saat kota Makkah jatuh/dikuasai oleh Nabi saw dan para Sahabatnya dari, utamanya,  kaum Muhajirin dan Anshar. Quraish? Arab-Musyrik? Yang berkuasa setelah Nabi saw wafat (dinasti Umayah dan Abbasiyah)? Mereka yang kekaisarannya di Persia runtuh/ditaklukkan oleh Muslim awal?
    4. Waktu: segera setelah wafatnya Nabi saw? Setelah masa kekhalifahan Ali?
    5. Tempat: Ka’bah, masjid. Buku-buku, teks-teks keagamaan.
  5. Ritual/Rukun Islam
    1. Syahadah: kesaksian bahwa tiada tuhan selain Allah. Bagaimana dengan kalimat ini “bukan sembahan (ilah, yang disembah/dipuja) melain Tuhan”?
    2. Salat: perbuatan takbir hingga salam diawali dengan bersuci (wudhu/tayammum) pada waktu-waktu tertentu (ritual). Bagaimana dengan ini: mengikuti jejak/tanda/petunjuk/arahan Allah (takhallaqu biakhlaqillah)?
    3. Puasa: menahan makan-minum dan hubungan seksual mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Bagaimana dengan ini: steadfast?
    4. Zakat
    5. Haji (termasuk Umrah)
  6. Apalagi?