Inilah Azabnya

Posisi, jabatan, pangkat, kedudukan, status sosial adalah salah satu jenis dari berbagai jenis kenikmatan.

Karena semuanya itu nikmat maka harus disyukuri. Bagaimana kalau kita tidak mensyukuri nikmat tersebut?

Ketidaksyukuran dimulai dari anggapan bahwa nikmat tersebut didapatkan dari hasil usaha dan kerja keras kita sendiri. Anggapan tersebut perlahan menghilangkan posisi dan peran Tuhan sebagai asal muasal dan pemberi nikmat.

Tuhan secara perlahan tidak diakui menjadi satu-satunya faktor kita memperoleh nikmat tersebut hingga akhirnya kita melupakan peran Tuhan; kita menutupi peran Tuhan; kita kafiri peran Tuhan. Inilah awal mula kufur nikmat.

Apa yang terjadi ketika kita mulai kufur nikmat?

Datanglah azab.

Yang manakah azabnya?

Takkala posisi, jabatan, kedudukan tersebut lepas dari tangan kita; dicopot dari diri kita maka mulailah kita bersedih hati lalu kita tenggelam lebih dalam ke lubang kesedihan tersebut hingga menimbulkan serangkaian rasa: kecewa, rendah diri, tidak berharga, hingga frustasi atau stress.

Rangkaian rasa tersebut merupakan azab atas kufur nikmat. Inilah azabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *