Ibadah, Takwa, Syukur

Ibadah, Takwa, dan Syukur

-Makassar, kitabdiri.com

Ibadah yang kita lakukan seharusnya mengubah diri kita menjadi pribadi yang bertakwa kepada Allah azza wa jalla.

Perubahan diri menjadi yang bertakwa diperlukan agar kita mampu menjadi sosok yang senantiasa bersyukur.

Perintah melakukan ibadah agar kita menjadi sosok yang bertakwa dapat ditemukan pada Al-Quran Surah 2 Al-Baqarah 21,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱعۡبُدُواْ رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُمۡ وَٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُون

yang artinya : Hai manusia, sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertakwa,

Menjadi sosok bertakwa harusnya dicapai agar bisa mengantarkan diri ini untuk ke level berikutnya yaitu sosok yang bersyukur berdasarkan keterangan Al-Quran Surah 3 Ali Imran 123,

وَلَقَدۡ نَصَرَكُمُ ٱللَّهُ بِبَدۡرٍ وَأَنتُمۡ أَذِلَّةٌۖ فَٱتَّقُواْ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ

yang artinya: Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuri-Nya.

Semoga kita dapat mengubah diri menjadi sosok bertakwa melalui proses ibadah yang kita kerjakan sehingga kita mampu mencapai peringkat syukur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *