Sunni-Syiah Bukan Ajaran Nabi

Tonton video singkat ini lalu lanjutkan membaca: https://www.youtube.com/watch?v=n3QGuOXVaPE

Istilah Sunni maupun Syiah atau Syi’i tidak berasal dari Nabi Muhammad saw dan karenanya identifikasi atau pengenalan diri sebagai seorang Sunni atau Syi’i bukan merupakan ajaran bagian dari ajaran Islam.

Ajaran Islam meminta kita mengidentifikasi diri sebagai seorang Muslim, manusia yang menyerahkan dirinya kepada Allah rabb al-alamin (QS 3 Ali Imran 52, 64).

Adapun identifikasi selain dari seorang Muslim bukan merupakan bagian dari ajaran Islam melainkan hanya berfungsi sebagai identifikasi sosial saja yang digunakan pada pergaulan sehari-hari.

Tiada yang disebut sebagai ajaran Sunni-Syiah, yang ada hanya ada satu ajaran yaitu ajaran Islam. Tiada ajaran Islam Sunni atau Islam Syiah karena Islam tidak mengajarkan tentang (menjadi) seorang Sunni atau Syi’i.

Coba periksa ayat-ayat dalam Al-Quran. Adakah ditemukan ayat yang berbicara tentang menjadi seorang Sunni atau Syi’i? Tidak ada.

Periksa lagi Al-Quran. Adakah ayat-ayat yang berbicara tentang menjadi seorang Muslim? Ada. Banyak malah.

Untuk membantu proses pemeriksaan, silahkan lihat daftar ayat-ayat pada tautan ini: http://corpus.quran.com/qurandictionary.jsp?q=slm

Dengan mengakui bahwa hanya ada ajaran Islam dan tiada ajaran Islam Sunni atau Islam Syiah maka kita menjaga kesatuan ajaran Islam dan menghindarkan diri dari memisahkan atau memecah belah ajaran Islam menjadi Islam ini atau Islam itu.

Bagaimana jika diri berkeinginan untuk menggunakan identifikasi sebagai Sunni atau Syi’i?

Gunakan salah satu dari identifikasi tersebut dengan sebuah kesadaran bahwa ia bukan merupakan bagian dari agama atau ajaran Islam dan jangan mati-matian mempertahankan identifikasi tersebut, jangan mempertengkarkan identifikasi tersebut apalagi bunuh-bunuhan hanya gegara persoalan identifikasi sebagai Sunni atau Syi’i.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *