Materi KITA 1: Pengantar

Kelas Intensif Terjemahkan Al-Quran (KITA)

Pada pertemuan pertama KITA, peserta memahami beberapa pokok pikiran berikut:

01. Jumlah kata dalam Al-Quran kurang dari 78 ribu kata (77,000 +)

02. Banyak kata dalam Al-Quran yang terulang. Frekuensi pengulangan mulai dari puluhan hingga lebih dari seribu kali.

03. Seluruh kata dalam Al-Quran dibagi menjadi tiga kelompok, yakni (a) kata kerja, (b) ism, dan (c) partikel atau harf dengan ciri-ciri yang mudah dikenali.

04. Kelompok pertama adalah kata kerja (al-fi’l) yang dibagi menjadi tiga: (a)  bentuk lampau, (b) bentuk kini dan akan datang, serta (c) bentuk perintah.

05. Ciri utama kata kerja adalah terdapat huruf tertentu yang berfungsi sebagai awalan, sisipan, dan akhiran ditambah kehadiran beberapa partikel tertentu. (Perhatikan dengan seksama uraian ciri-ciri tersebut di dalam kelas intensif)

06. Kelompok kedua adalah ism yang mencakup kata benda dan kata sifat. (Perhatikan dengan seksama uraian unit-unit kata yang termasuk ke dalam kelompok ism di dalam kelas intensif)

07. Ciri utama kata ism adalah terdapat huruf alif dan lam pada awal kata atau bunyi/baris tanwin pada akhir kata

08. Kelompok ketiga adalah partikel atau harf. Kata pada kelompok ini bisa terdiri dari satu huruf saja.

09. Mayoritas kata dalam Al-Quran berasal dari akar kata kerja dengan jumlah hurufnya hanya tiga buah saja.

10. Kata kerja فعل berarti berbuat, melakukan, atau mengerjakan. Ia adalah kata kerja akar dengan tiga huruf, (1) fa, (2) ‘ain, dan (3) lam. Ia menjadi “patokan” dalam membentuk kata kerja dan kata benda lain seperti yang terlihat pada tabel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *