Pasal 2: Pembersihan

Langkah pertama dan utama dari kegiatan membersihkan diri adalah membersihkan pikiran. Bersihkan atau jernihkan pikiran kita. Buang pikiran buruk. Campakkan pikiran yang melemahkan atau yang membuat diri tidak berdaya.

Perbuatan buruk yang telah kita lakukan di masa lalu ada yang merupakan kebiasaan namun ada juga yang dilakukan secara spontan. Perbuatan buruk yang diulangi akan menjadi kebiasaan buruk. Inilah yang harus ditinggalkan.

Perbuatan buruk dapat dipantik oleh perasaan buruk, marah misalnya. Perasaan buruk ini didahului oleh pikiran buruk. Sehingga urutannya menjadi pikiran –> perasaan –> perbuatan –> kebiasaan.

Pembersihan dimulai dari pikiran sehingga dengan pikiran yang bersih maka perasaan, perbuatan dan kebiasaan pun menjadi bersih pula. Apa yang kita pikirkan tentang diri sendiri harus bersih. Segala yang pikiran buruk tentang diri sendiri, misalnya:

 

 

 

 

 

 

Saya payah

lemah

miskin

tak berdaya

(selalu) gagal

tidak mampu/sanggup/bisa

tak layak/pantas mendapatkannya

 

 

harus dihilangkan dari pikiran kita. Buang pikiran buruk tentang diri kita sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *